...sedikit luka...
Aku sedikit terluka, ketika bintang yang kupikir mulai menerangkan malam, nyatanya masih juga dihalangi rembulan
Aku sedikit terluka, ketika angin terhembus di tengah kemarau panjang, akhirnya harus terhempas oleh derasnya hujan yang mendadak datang
Aku sedikit terluka, sesaat mulut menyatakan kepastian, nyatanya di luar masih ada debu-debu yang tak hendak dihempaskan
Lalu...
Ketika kelukaan ini menjadi kian membangkitkan bentuk kecintaan tiada kunjung habisnya,
bisakah ia terubah oleh sisa sinar bintang, belai angin atau hening kata?
Aku kini takut menjadikan hayalan ini menjadi harapan
(sore dengan segala luka... 15 Feb 07)

Ah Mbak Anjar, kamu menggambarkannya dengan sangat tepat...
Posted by: Nisa | January 18, 2008 03:22 AM
menikmati luka adalah mensyukuri apa yang diberikan tuhan pada kita karena kita di percaya oleh tuhan untuk merasakan kesedihan itu karena belum tentu orang lain mampu seperti kita
Posted by: Irvan | June 21, 2008 11:41 PM